Khamis, 30 April 2015

Minyak zaitun dan kehamilan





Minyak zaitun merupakan salah satu jenis minyak yang memberikan banyak sekali manfaat kesehatan bila dikonsumsi secara rutin. Karena manfaatnya itu, minyak ini pun bahkan sempat dibahas dalam sebuah surat di Al-qur’an. Para pakar kesehatan pun menyarankan ibu hamil terus mengkonsumsi minyak zaitun selama kehamilannya. Namun, apa saja sebenarnya manfaat minyak zaitun untuk ibu hamil? Simak pemaparannya berikut ini. Manfaat Minyak Zaitun untuk Ibu Hamil

 Minyak zaitun (olive oil) adalah minyak yang diperoleh dari ekstraksi buah zaitun (Olea europaea), buah yang tumbuh di daerah  Mediteranian. Minyak zaitun umumnya dimanfaatkan untuk memasak, obat herbal, kosmetik, sabun, dan sebagai bahan bakar. Minyak zaitun dianggap salah satu minyak yang sehat karena kandungan lemak tak tepunya cukup tinggi terutama asid lemak oleik dan polifenol.

 Mengingatkan banyaknya manfaat yang boleh diperoleh darinya, ibu hamil disarankan untuk mengambil  minyak zaitun  secara rutin selama kehamilan. Manfaat minyak zaitun untuk ibu hamil di antaranya sebagai makanan yang mencukupi keperluan  nutrisi, mengobati sembelit pada ibu hamil, mengatasi stretch mark, dan mengatasi krem kaki. 

Sumber Makanan Kaya Nutrisi

 Salah satu manfaat minyak zaitun untuk ibu hamil adalah sebagai makanan yang kaya akan nutrisi. Mengingat beberapa kajian menyebut jika minyak zaitun mengandung protein, lemak, kalori, zat besi, kalsium, vitamin A, B1, B2, B3, C, vitamin E, serta berbagai jenis asid  lemak tak tepu seperti  asid  oleik, asid linoleik, dan asid linolenik, ibu hamil dianjurkan untuk mengambil minyak ini secara rutin sebagai pengganti minyak sayur. Ibu hamil yang sedang menjalani diet kehamilan juga disarankan untuk mengambil minyak zaitun karena ia diketahui dapat mengoptimalkan penyerapan vitamin, mineral, dan nutrien yang penting untuk pertumbuhan janin. 

Minyak zaitun dengan kandungan asid oleiknya ternyata juga dapat mengurangi risiko timbulnya penyakit kardiovaskular, kanker, serta anti penuaan. Mengobati Sembelit pada Ibu Hamil Sembelit atau susah buang air besar merupakan keluhan yang paling sering diderita seorang wanita selama kehamilannya. Penanganan sembelit yang tidak dilakukan dengan baik boleh menyebabkan timbulnya risiko bayi cacat. Selain dengan mengkonsumsi cukup serat dari buah dan sayur, ibu hamil yang mengalami sembelit juga disarankan untuk mengambil  satu sampai dua sudu  minyak zaitun di pagi dan petang hari.

Minyak zaitun akan membantu mencernakan makanan yang ada di usus dan perut melalui pelepasan asid gastrik untuk menghadamkan makanan yang menyumbat. Mengatasi Stretchmark Untuk mencegah timbulnya stretch mark pasca kehamilan, ibu disarankan untuk rutin menyapukan minyak zaitun sebelum tidur selama masa kehamilan trimester 2 dan 3. Penyapuan juga dapat terus dilanjutkan hingga setelah melahirkan untuk memudarkan stretch mark yang masih mungkin bisa muncul. Perlu diketahui bahwa penyapuan minyak zaitun selain dapat mencegah stretch mark juga dapat mengobati gatal di perut selama kehamilan, mengingat minyak zaitun termasuk kaya vitamin E. 

Mengatasi Krem Kaki pada Ibu Hamil Saat hamil, ada kalanya ibu akan mengalami krem kaki dengan kerap . Meski tergolong normal dan tidak membahayakan janin, krem kaki ini tentu akan terasa sakit dan menimbulkan ketidaknyamanan. Untuk mengobatinya, ibu hamil dapat melakukan urut dan  urut pada bagian kaki yang krem menggunakan minyak zaitun. 


Pengambilan minyak zaitun semasa hamil  juga boleh mengurangkan risiko bayi kuning, kestabilan dari segi ketinggian , tumbesaran ,dan psychomotor bayi. 

Berminat untuk mendapatkan minyak zaitun Jenama RS dari kak ummu . Whatsapp atau sms ke 0137033819

Tiada ulasan:

Catat Ulasan